PT Lippo Karawaci Tbk memastikan perusahaan tidak memiliki masalah soal perizinan dalam pembangunan kota baru Meikarta, mengingat seluruh prosedur perizinan sudah diikuti sesuai aturan yang berlaku. Selain itu Meikarta adalah bagian dari pengembangan Lippo Cikarang yang sudah dimulai pembangunannya sejak pertengahan tahun 1980.

Lippo Cikarang telah memulai pembangunan kota baru berskala internasional yang bernama Meikarta dengan total nilai proyek mencapai 278 triliun rupiah, dengan orange county sebagai CBD. Lokasi kota raksasa Meikarta berada di jantung ekonomi Indonesia di koridor timur Jakarta-Bandung merupakan bagian pengembangan Lippo Cikarang.

Direktur Humas Lippo Karawaci, Danang Kemayan Jati mengatakan, pembangunan Lippo selalu mentaati setiap peraturan, dalam hal ini Meikarta adalah bagian dari pengembangan Lippo Cikarang.

“Semua perijinan dari pemerintah kabupaten juga sudah lengkap, namun perusahaan akan pelajari jika ada perijinan lain yang masih dibutuhkan di level propinsi. Lippo juga selalu patuh dan taat pada peraturan dalam ikut membangun daerah,” kata Danang.

Danang menambahkan, pada waktunya akan menjabarkan proses perizinan tersebut dan yakin apa yang dilakukan manajemen Lippo sesuai dengan prosedur sebab proses di pemerintah kabupaten berlangsung tanpa masalah.

“Semua perizinan ke pemda Bekasi sudah diproses sesuai dengan peraturan yang ada mulai dari IMB hingga amdal,” ujar Danang.

Rencananya proyek properti Meikarta akan dialokasikan untuk pembangunan perumahan, taman, tower serta sarana lain seperti universitas dengan luas lahan yang disiapkan hingga 500 hektare.

 

Sumber berita satu

Komentar